22:19
Lampu kamarku masih menyala
Hanya terdengar sisa tetesan air hujan dari luar jendela
Puluhan bahkan mungkin ratusan reels telah ku lalui
Sepertinya, dingin malam ini menghukumku
Dengan namamu yang ingin terus ku temui
Bukan,
Bukan namamu, melainkan... Entahlah
Kau sudah terlalu jauh, dari sudut mataku
Rasanya, aku terjebak dipinggiran beranda rindu
Jejakmu telah terhapus di jalanan olehnya
Sepatuku basah, payung telah jarang ku pakai
Kini, hanya rintikan hujan yang mengertiku
Ia selalu menemani bahkan memelukku kala ku bercerita, bahkan
Aku dibuat candu olehnya
Di peluknya, aku hampir tidak merasakan tangis di pelupuk mata
Karenanya, ia telah lebih dulu menyertai kelopak mataku sebelum air mata terjatuh
Ia benar-benar menyekaku selalu
Hingga aku lupa, bahwa aku telah dilupa
"Bantu aku memejam kedua mata ya,
Malam ini aku ingin tidur nyenyak"
Bisikku padanya.
Ia tersenyum dan mengangguk
Seraya menyodorkan sebuah pelangi sebagai temanku pulang.
Tiris, 13 November 2024
Penulis @fz.elbatul



Komentar
Posting Komentar