Terpaksa !
Ketahuilah, bahwa
Aku sang pemberontak yang terpaksa diam sebab keadaan.
Aku adalah hawa panas yang terpaksa dingin sebab aturan.
Aku adalah beku yang terpaksa leleh sebab tekanan.
Aku adalah letupan besar yang terpaksa mengecil sebab campuran takdir.
Aku adalah langit yang terpaksa mendung sebab awan duka.
Aku adalah dedaunan yang terpaksa gugur sebab tiupan angin.
Aku terpaksa,
menjadi boneka yang lugu sebab omongan manusia.
Aku adalah rindu yang terpaksa sunyi sebab semu, dan
Aku adalah cinta yang terpaksa dikekang sebab masa.
Maka, aku akan terpaksa apa lagi?
Selain tertahan di kedua bola mata indahmu.
Tiris, 26 Mei 2025 / 11:13 WIB
Zahroil Batul
Zahroil Batul



Komentar
Posting Komentar