mengheningkan cinta
"Cinta akan menjadi lebih terasa, ketika hening tanpa suara."
Di akhir bulan April kemarin, begitu banyak jiwa juga kata-kata yang membuatku lebih berpikir, lebih banyak belajar memutar otak. Semua alunan juga cerita tak pernah kekal di lidah manusia. Ia berubah-ubah seiring berlalunya waktu.
Pun sama, manusia yang menjadi lupa, terlupakan, dilupakan, bahkan melupakan. Itu sudah biasa. Sebagaimana dunia yang selalu berputar. Yang ku tahu, janganlah terjebak dalam ego diri yang "hanya itu-itu saja." berubahlah ! growth mindset !
Yang baru akan hilang
Yang lama akan berganti
Yang datang akan pergi
Yang pulang akan kembali
Begitu juga mimpimu, harapmu, segala rencana yang telah kau susun untuk masa depan.
Kita bebas memikirkan, berencana dengan siapa kau nanti akan menjalani tahap hidup selanjutnya dalam sebuah rumah yang bertangga. Tetapi yang harus benar-benar kita pikirkan adalah dengan apa kita akan mengendarai nahkoda kapal rumah tangga ? dengan cara apa kita akan memperbaiki berbagai kerusakan yang akan timbul didalamnya ? jika jiwa tak cukup dengan ilmu dan akhlak.
Perempuan. Menurutku, tak cukup jika hanya mengandalkan kecantikan wajah. Kecantikan yang hakiki itu terletak pada hati, hati yang senantiasa memaafkan, hati yang dipenuhi dengan kasih sayang, hati yang selalu berdzikir kepada Allah, hati yang istiqamah dalam melakukan kebaikan.
Perempuan harus memiliki ilmu dan akhlak yang baik. Terlebih ilmu agama, karena nantinya ia akan menjadi sekolah pertama bagi putra-putrinya. Maka, perempuan sebelum menikah. Saat ini, belajarlah yang banyak, amalkan ilmu yang dipunya, jadilah bermanfaat untuk orang lain. Sebagaimana sabda Nabi SAW, "Manusia sejati adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain."
Dan, ingatlah ! Yang terindah dari sifat perempuan adalah sifat malunya. Malu dalam melakukan segala laranganNya Allah. Ia menjaga diri dengan hijab dan pakaiannya, menjaga hati dengan sebaik-baiknya, memelihara iman dengan ilmunya, menjaga pandangan dengan mengingat bahayanya, mengikat hawa nafsu dengan puasanya, dan senantiasa berupaya selalu mendekatkan diri kepada penciptanya.
Perempuan, terkadang lupa bahwa betapa berharganya ia. Jagalah cinta dengan penjagaan yang suci, yang tidak dikotori dengan hawa nafsu, yang tidak membawanya ke arah kerusakan, tidak membiarkan orang yang dicinta berbuat dosa.
Cukuplah cinta kau jaga didalam ketaatan dan kesabaran. Tanpa menghubunginya, tidak berkomunikasi hal yang tidak penting, tidak bertatap muka kala bertemu, menjauhi untuk menjaga. Tak hanya menjaga imanmu, tetapi juga imannya. Senantiasa mendoakan untuk kebaikan dirinya, dan berharap Allah menjaganya.
Mencintai dalam keheningan bukan hanya mampu menenangkan, melaikan cinta akan menjadi lebih terasa dalam jiwa.
Semoga terjaga. Lillahi ta'ala
Paiton, 08 Mei 2023 / 11:12 WIB
Penulis @fz.elbatul


Komentar
Posting Komentar