Revitalisasi ?
Alhamdulillah, hari ini masih bisa produktif
semoga selalu sehat wal'afiat yaa, aamiin
semalam aku mendapat sebuah nasehat dari seorang penyaji di acara iftitahud dirosah PDF dan seminar motivasi yang bertema revitabilisasi santri untuk tafaqquh fiddin di era 5.0. Disampaikan oleh seorang ustadz yang mana beliau juga merupakan alumni santri dari pesantren kami. Beliau bernama Dr. Syamsuri, yang sudah tidak diragukan lagi keilmuwannya.
Menurut Ibnu Katsier, Tafaqquh fiddin adalah mempelajari apa yang telah diturunkan Allah kepada Rasul-Nya, mendengarkan apa yang telah terjadi pada manusia dan apa yang diturunkan Allah kepada mereka.
Maksud dari kata revitalisasi adalah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya.
Menurut penyaji, Dr. Syamsuri, bahwa untuk bertafaqquh fiddin tidak hanya berlaku bagi seorang santri saja, tetapi juga bisa dilakukan oleh masyarakat umum. caranya ialah tidak hanya dilakukan secara langsung, melainkan juga dapat dilakukan secara virtual. sesuai dengan perkembangan zaman, di era saat ini yang hampir serba digital sangat memudahkan kita untuk menangkap sebuah informasi yang menjadi media pembelajaran.
Dari beliau, jangan mudah terpengaruh dengan informasi atau sumber yang tidak jelas keabsahannya, tapi jadilah seseorang yang bisa mempengaruhi dengan sumber yang telah kita ketahui, khususnya dalam konteks yang sesuai dengan syariat melalui paham aliran ahlussunnah wal jama'ah.
Jika orang pintar diam saja dalam arus pemahaman, maka semua akan dipengaruhi oleh orang bodoh yang menyesatkan. seumur hidup kita sangatlah berharga, maka isilah dengan kegiatan yang bermanfaat, terlebih bagi santri yang masih tinggal di pesantren, tidak ada batasan usia untuk tholabul 'ilmi.
Jika kita telah mampu memahami diri sendiri, terlebih kepada kelebihan / kemampuan yang telah kita punya, maka asahlah, kembangkanlah, amalkanlah ilmu yang dipunya. karena bisa jadi sesuatu yang kita berikan kepada orang lain walau sedikit, itu sangat berharga bagi perubahan kehidupan untuk lebih baik. Misalnya ada seorang muslimah yang ingin bersyiar, sangat bisa dilakukan secara aktif di media sosial walaupun tanpa menampakkan wajah, seperti teladan kami yaitu ustadzah Halimah Alaydrus. masyaallah... semoga Allah selalu memberi kesehatan dan kebahagiaan kepada beliau.
Berikut cara untuk mengokohkan semangat dalam bertafaqquh fiddin menurut Dr. Syamsuri :
1. mengetahui keutamaan dari tafaqquh fiddin
2. mengetahui berbagai tantangan dalam bertafaqquh fiddin
3. mengetahui kiat-kiat untuk sukses dalam bertafaqquh fiddin
Wallahu a'lam bis showab
kurang lebih seperti itu teman-teman, semoga bermanfaat.
apabila ada kesalahan informasi, silahkan sampaikan / tulis di kolom komentar ya 😊😇
di tunggu kritikan dan masukannya.
terima kasih
Paiton, 30 Agustus 2014 / 10:51 WIB
.jpeg)


Kirim tulisanmu ke anonapers.con
BalasHapusterima kasih sarannya
Hapus