Puisi


Genggaman Yang Ku Rindu


Wahai pembaca...
aku adalah kumpulan sebuah cerita yang berisi lembaran-lembaran kusam
memenjarakan kehidupan dengan ikatan titik koma yang kuat
tersentuh oleh tangan yang berbalut kain lusuh
kini tempatku kumuh tak jarang terjamah oleh musuh

Wahai pembaca..
botol tintaku sedang haus, kau tak mendengar permintaanku
lambaian tanganku saja tak cukup untuk menyadarkanmu
mampukah kau menemukanku ? 
dikeramaian dentingan telepon dan elekronik terbaru

Wahai pembaca...
mungkin saja kau telah banyak menemukanku yang hilang
lalu kau tak dapat memahamiku secara keseluruhan
cobalah mendekat padaku, supaya ada titik terang
gunakan sejenak inderamu untuk temukan riang

Wahai pembaca...
langit tak pernah berjanji untuk menahan hujannya
yang dapat membasahiku dengan segala kerinduannya 
begitu juga aku tak berjanji padamu untuk ada selamanya
sebab masa depan akan melupakan tubuhku yang menua

Wahai pembaca...
betapa sedihnya aku yang sebentar lagi kan terlupa
ku lihat kawanku sudah banyak terkapar di pinggir jalanan kota
tak jarang terluka, patah maupun tersayat tubuhnya
sungguh kalah dengan layar kaca digenggaman balita hingga waria

Wahai pembaca...
masih sudikah engkau tuk bawa dan baca aku ?
menemanimu kemanapun kau akan menuju
bak seorang tuan yang tulus menjamu para tamu
sebab aku tahu, bahwa suatu saat kau akan membutuhkanku



karya : @auraa.jingga


 


 

Komentar

Postingan Populer