Sajak Untuk Bunda
00:27:49
Wahai lentera
Di malan ini, aku bahagia ketika mendengar suaramu yang begitu menenangkan.
Terima kasih tak terhingga atas segala pengorbanan serta jerih payah,
tetes keringat maupun tangismu demi kebaikan untuk kami
semoga kami dapat menjadi jembatan untukmu menuju jannah-Nya
Sedewasa berapapun usiaku, aku tetaplah puteri kecilmu
Yang tetap haus akan belaian dan kasih sayangmu
Engkaulah nyawaku, aku hidup karenamu
Ibu~
written : 23 February 2022 / 20:46
writer : @auraa.jingga
Judul adalah durasi waktu ketika aku bersamanya.
Special number, menit = tanggal kelahirannya.
Alhamdulillahi robbil 'alamin :)
semoga sehat wal'afiat selalu ibu, i love you


Komentar
Posting Komentar