Inspirasi
INSPIRASI & MOTIVASI DARI 50 PEMIMPIN BESAR DUNIA
Bagian 1 (The Great Spiritual Leader)
"Ada empat hal yang akan menjaga dunia dari kerusakan : ilmunya orang-orang bijak, keadilan para penguasa, kemurahan hati orang kaya dan do'anya orang tertindas."
- Muhammad SAW-
"Tahukah engkau, bahwa para penguasa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan para pembesar memerintah dengan keras terhadap mereka."
-Matius 20:25-
"Berbelaskasihlah kepada setiap manusia, baik terhadap si kaya atau si miskin. Sebagian orang ada yang mengalami penderitaan hidup berat, sementara sebagian lainnya tidak terlalu berat."
-Buddha-
"Pemimpin yang memerintah dengan kebijaksanaan (Ti) adalah seperti binatang kutub utara yang berada di tempatnya dan semua bintang lian menuju ke arahnya."
-Konfusius-
"Tidak peduli berhadapan dengan sahabat atau musuh, kekalahan atau kemenangan, kemasyhuran atau kemenangan, pemimpin yang bijaksana akan tetap tenang. Itulah yang membuat mereka begitu luar biasa."
-Lao Tze-
Bagian II (The Great Conqueror)
"Tidak ada hal yang mustahil di dunia ini jika seseorang ingin mencoba untuk mewujudkannya."
-Alexander The Great-
"Orang-orang Roma telah melakukan hal-hal yang luar biasa, namun mereka sudah menjadi masa lalu. Kita juga dapat mencapai apa-apa yang telah mereka capai. Kita akan menguasai dunia."
-Attila The Hun-
"Menaklukkan dunia sambil menunggang kuda adalah hal yang mudah. Hal yang paling sulit adalah bagaimana turun dari panggung kuda dan menjaga daerah yang sudah ditaklukkan."
-Genghis Khan-
"Apabila sudah kalah Nusantara, saya akan beristirahat. Apabila Gurun telah dikalahkan, begitu pula Seram, Tanjungpura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, pada waktu itu saya akan istirahat."
-Gajah Mada-
"Seorang pemimpin adalah pemberi harapan bagi orang-orang yang mengikutinya."
-Napoleon Bonaparte-
Bagian III (The Political Leader)
"Kalian harus mengawasi dan menanyakan segala tindakanku, karena aku adalah abdi kalian. Salah satu hal yang harus diingat, uang rakyat tidak boleh dihambur-hamburkan. Aku harus harus bekerja di atas prinsip kesejahteraan dan kemakmuran rakyat."
-Umar bin Khattab-
"Kita harus berani mewujudkan perubahan yang kita inginkan."
-Mahatma Gandhi-
"Kita membutuhkan oposisi sebagai pengingat jika kita melakukan kesalahan."
-Mahathir Mohamad-
"Agar rakyat teralienasi harus mempunyai alasan baru agar mereka mau bekerja dan peduli terhadap negara."
-Michael Gorbachev-
"Manusia pemberani bukanlah mereka yang tidak merasakan takut, manusia pemberani adalah mereka yang mampu menaklukkan rasa takutnya."
-Nelson Mandela-
Bagian IV (The Great American Statesman)
"Dengan segala kemampuan yang dimiliki, seorang pemimpin dapat melakukan berbagai perubahan besar dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dialami umat manusia, yaitu jika pertama-tama ia membuat sebuah rencana yang bagus, menyingkirkan segala hiburan atau pekerjaan lain yang mengalihkan perhatiannya, dan menjalankan rencana itu dengan segenap dedikasi."
-Benjamin Franklin-
"Jangan pernah menengok masa lalu jika tidak bisa mengambil pelajaran-pelajaran berharga darinya."
-George Washington-
"Jika saya hanya punya waktu sepuluh jam untuk menebang sebuah pohon, maka saya akan menggunakan delapan jam pertama untuk mengasah kapak saya."
-Abraham Lincoln-
"Satu-satunya hal yang harus kita takutkan adalah rasa takut itu sendiri."
-Franklin Delano Roosevelt-
"Kerja keras dan keteguhan hati tidaklah cukup jika tidak ada arah dan tujuan yang jelas."
-John F. Kennedy-
Bagian V ( The Great Dictator)
"Dalam peperangan, hal-hal kecil dan sepele pun dapat membawa pada kemenangan."
-Julius Caesar-
"Sejarah telah memperlihatkan bahwasanya tidak ada musuh yang tak terkalahkan."
-Joseph Stalin-
"Inilah takdirku : dari debu, berkuasa, dan kembali lagi ke debu."
-Benito Mussolini-
"Di mana ada perjuangan di sana ada pengorbanan, dan kematian adalah hal yang lumrah. Kita harus membela kepentingan rakyat, dan sangatlah mulia jika kita mati demi membela kepentingan rakyat. Namun demikian, kita harus semaksimal mungkin menghindari pengorbanan yang tidak begitu perlu."
-Mao Tse-tung-
"Aku tidak memerintahkan orang lain untuk maju dan berperang, aku memerintahkan kalian agar berani mati."
-Mustofa Kemal Ataturk-
Bagian VI (Great Leader Of World War III)
"Aku memilih memakai emosi ketika menghadapi sebagian besar orang, namun memakai akal sehat ketika menghadapi sebagian kecil orang lainnya."
-Adolf Hitler-
"Jangan pernah memasuki medan perang tanpa keinginan untuk menang."
-Douglas MacArthur-
"Selama disertai pengorbanan, rencana apapun tidak ada yang mustahil untuk dicapai."
-Isoroku Yamamoto-
"Pemimpin harus berani membuat keputusan. Bukan sekedar membidik, pemimpin harus siap untuk menembak."
-George S. Patton-
"Janganlah berperang jika engkau tidak mendapatkan apa-apa dari kemenangan yang kau raih."
-Erwin Rommel-
Bagian VII (The Great Women)
"Kecepatan tidak pernah lebih dikagumi daripada oleh kelalaian."
-Cleopatra-
"Pikiran dan hati yang murni tidak akan takut terhadap apapun."
-Ratu Elizabeth 1-
"Saya titipkan Muhammadiyah dan Aisyiyah kepadamu sebagaimana almarhum KH. A. Dahlan menitipkannya. Menitipkan berarti melanjutkan perjuangan umat Islam Indonesia ke arah perbaikan hidup bangsa Indonesia yang berdasarkan cita-cita luhur mencapai kemerdekaan."
-Nyai Ahmad Dahlan-
"Tidak adil meminta orang lain melakukan sesuatu yang kita sendiri tidak mau menjalankannya."
-Eleanor Roosevelt-
"Setialah dalam mengerjakan hal-hal kecil dan sederhana, karena di sanalah letak kekuatanmu."
-Bunda Teresa-
Bagian VIII (The Great Management Thinkers)
"Efisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. Efektivitas adalah melakukan hal yang benar."
-Peter F. Drucker-
"Tugas terberat seorang pemimpin adalah membuat organisasi/perusahaannya menjadi sarana pembelajaran dan menerjemahkan hasil dari pembelajaran tersebut ke dalam tindakan nyata."
-Jack Welch-
"Mengembangkan watak dan visi adalah cara para pemimpin untuk menciptakan dirinya."
-Warren Bennis-
"Masalahnya bukan pada pegawai. Masalahnya ada ditingkat atas ! Manajemen !."
-Edward Deming-
"Pemimpin berfokus pada hal-hal yang kasat mata : nilai, watak dan komitmen. Hal-hal itulah yang harus terus menerus diperhatikan pemimpin. Itulah mengapa kepemimpinan adalah seni, bukan ilmu pengetahuan."
-Tom Peters-


Komentar
Posting Komentar