Investasi Hidup Ayah dan Ibu
Cuma mau mengingatkan.
"Kau itu investasi terbaik ayah dan ibu."
Kau pikir, kenapa mereka menghabiskan uang untukmu, waktu yang tidak sedikit, sebab ada harapan disana. Semoga kau jadi anak yang melahirkan banyak kebaikan.
"Kalau ayah investasi harta, sewaktu mati nanti jadi rebutan, alih-alih amal jariyah, ternyata malah salah digunakan. Kalau ilmu, ayah bukan orang yang terlalu berpendidikan, lalu apalagi yang tersisa untuk setelah mati, kecuali kamu, anak yang shalih." Ucap seorang ayah.
Seenggaknya shalih dan taatlah karena orang tua, agar mudah bagi Allah menerima do'a-do'a kebaikanmu untuk mereka. Sebab Investasi terbaik mereka adalah saat mereka telah tiada, tapi amalnya bertambah sepanjang umur anaknya.
Kenapa tidak ? seumur hidup, anaknya selalu mendo'akan orang tuanya dengan segenap keshalihannya. Bahkan cucunya ikut mendo'akannya, sebab anaknya selalu bilang, "Ini kakek dan nenek, mereka orang terhebat di hidup kami."
Tidak pernah berjumpa, saling melihat, tapi cucunya merasakan harga diri mereka, sehingga membuatnya ikut berbakti secara sukarela. "Anaknya berhasil memberi gambaran terbaik kedua orang tuanya, kepada cucu mereka."
Investasi terbaik itu anak yang taat, dia akan menyematkan nama orang tuanya di setiap kebaikan dunia. Tidak ada kebaikan kecuali orang tuanya disertakan didalamnya, bahkan dia berjanji kepada dirinya sendiri. "Aku tidak berkenan masuk surga, sebelum orang tuaku ikut ke dalamnya."
Seorang anak wanita bertanya kepada orang tuanya, "Kalian telah berinvestasi begitu besar, apa hasil yang harus aku berikan?." Permintaan orang tuanya tidak banyak, tapi sangat berat, "Tolong jangan halangi kami untuk masuk ke surganya Allah."
Melahirkan anak wanita adalah investasi sekaligus tanggung jawab terbesar bagi mereka. Kalau tersingkap auratnya, kalau berpacaran dia tanpa sepengetahuan orang tuanya, kalau hilang kehormatannya.
Lalu saat Allah bertanya kepada mereka tentang apa yang terjadi, mereka terdiam, alasan apa yang harus mereka berikan, sedangkan anaknya selalu bermaksiat diam-diam tanpa sepengetahuan mereka.
Kalau dahulu, ketakutan orang jahiliyah untuk melahirkan anak wanita mereka karena kelemahan mereka dalam berperang. Hari ini, bukan sebab itu, tapi sebab betapa pandainya mereka menimbulkan fitnah, menimbulkan huru-hara dan kemurkaan Allah.
Ayahnya berkata, "Itu sebabnya, tak pernah ku izinkan kau berdekatan dengan seorang lelaki pun sebelum menikah, sebab aku tahu murka Allah dan aku tahu sifat lelaki."
Wanita terkadang lupa, bahwa betapa berharganya ia. Sehingga bidadari surga pun cemburu padanya, sebab apa ? sebab mereka adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia (wanita sholihah). Jagalah hak Allah, maka Allah akan menjaga haknya untukmu.
Paiton, 26 September 2022
karya @riskiathaillah
penulis @fz.elbatul
.jpg)


Komentar
Posting Komentar